Tips

Cara Membuat Telur Asin Tanpa Bau Anyir

 

Sebahagian masyarakat Indonesia, khusunya yang tinggal di pulau Jawa, sudah sangat akrab dengan yang namanya telur asin. Yaitu telur rebus yang bisa langsung dikonsumsi dengan rasa asin tanpa harus ditambah garam lagi. Aroma dan teksturnyapun khas, kuning telurnya masir dan sedikit berminyak.

Sebagaimana diketahui, aroma asli telur itik lebih anyir dibandingkan dengan telur ayam. Keanyiran ini bukan hanya terdapat pada telur yang dihasilkan oleh itik-itik yang digembalakan di sawah (angon) tetapi juga pada telur itik yang diternakan secara dikandangkan (intensif). Dengan kata lain, sudah bawaannya telur itik itu anyir. Keanyiran telur itik pun tetap tercium pada telur yang diasinkan. Tetapi, sesungguhnya bau khas telur itik ini dapat dikurangi dengan bahan alami. Sebut saja bawang putih misalnya. Satu siung bawang putih sangat besar manfaatnya untuk menghilangkan bau anyir pada telur itik. Bisa dicoba, jika menggoreng telur itik berilah sedikit bawang putih maka telur bukan hanya mengembang tetapi juga bau anyirnya berkurang sampai bahkan hilang. Pengolahan telur itik menjadi telur asin pun bisa memanfaatkan potensi ini. Praktek pembuatan telur asin tanpa bau anyir sudah sedemikian lama diterapkan masyarakat di kabupaten Indramayu dan Cirebon. Mau menconaba?

Cara Pembuatan Telur Asin
Telur asin yang dikehendaki konsumen umumnya adalah yang rasa asinnya sedang (relatif), tidak berbau anyir dan akan sangat menarik apabila kuning telurnya berwarna kuning tua dan sedikit berminyak. Untuk membuatnya, mudah saja. Beberapa bahan yang diperlukan untuk membuat telur asin sebanyak 100 butir misalnya, hanya diperlukan 1 ember abu gosok, 1 ember tumbukan bata merah, 2 kg garam dapur dan 5 siung bawang putih.
Cara pembuatannya :
1. Telur itik yang masih segar (baru) dicuci bersih dengan sabun colek sambil digosok-gosok dengan menggunakan sabut kelapa.
2. Kemudian dibilas dengan air bersih dan ditiriskan. Lakukan pembilasan lagi sampai bau sabunnya hilang sama sekali. Ditiriskan dan dijemur sampai kulit telurnya kering.
3. Untuk adonan, abu gosok dicampur tumbukan bata merah dan garam dapur. Diberi air secukupnya, diaduk-aduk sehingga adonan menjadi mudah dibentuk (kalis). Bawang putih digerus harus dan dicampurkan pada adonan.
4. Telur segar yang sudah bersih dan kering kulitnya dibalut dengan adonan satu persatu. Disusun rapih pada ember plastik. Disimpan pada tempat yang lembab selama 10 – 15 hari. Lama penyimpanan sangat berpengaruh terhadap rasa telur asin, makin lama disimpan makin asin.
5. Setelah mencapai waktu yang ditetapkan, 10 hari misalnya. Maka balutan adonan dilepaskan, dicuci bersih dan ditiriskan.
6. Kemudian direbus menggunakan panci terbuka (tidak ditutup) dengan api tidak terlalu besar. Perebusan yang baik umumnya kurang-lebih selama 4 jam.
7. Telur yang sudah matang, diangkat dan ditiriskan. Maka telur asin tanpa bau anyir siap dihidangkan.

Untuk menghasilkan telur asin yang baik, telur itik yang digembalakan dari sawah di sawah lebih baik daripada telur itik yang dihasilkan peternakan intensif yang menggunakan konsentrat atau pakan jadi. Kecuali beberapa peternakan intensif yang
mengggunakan pakan organik dan alami. Perbedaan yang mencolok dapat dilihat dari kuning telurnya, telur itik peternakan intensif dengan pakan konsentrat atau pakan jadi kuning telurnya kelihatan pucat dan tidak atau kurang menarik. Sementara telur itik yang digembalakan sangat jauh bedanya, kuning tua yang mencolok. Beberapa itik yang dikelola intensif dengan menggunakan pakan alami bahkan warna kuning telurnya kemerah-merahan.

Selain itu yang perlu diperhatikan adalah bahwa barang bernama ’tumbukan bata
merah’ saat ini masih sulit didapat, tidak umum diperjual-belikan. Oleh karena itu tidak menjadi masalah apabila perannya digantikan oleh abu gosok. Tanpa menggunakan tumbukan bata merah lagi. Memang akan ada perbedaan dalam tekstur dan rasanya tetapi
tidak terlalu masalah.

Rasa asin telur asin yang dihasilkan sangat bergantung kepada lama penyimpanan. Bagi yang menyukai telur asin sebagai teman nasi, maka penyimpanan selama 15 hari cukup maksimal. Selain asinnya kental, kuning telurnya pun berwarna kuning tua dan berminyak. Untuk sekedar ditambul, dimakan dengan kerupuk, maka yang disimpan
10 hari asinnya cukup.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
sumber : 
http://itikmojosari.blogspot.com/2010_04_01_archive.html



Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak

Secara awam mungkin sulit untuk memperbaikinya, tetapi secara teknis harddisk yang rusak bisa diperbaiki, tergantung level kerusakannya. . Cerita dikit tentang Harddisk . Saya membagi harddisk menjadi 4 level, ini berdasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk. . Level 1 Kerusakan yg terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector. * Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak. * Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk. * Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya. * Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File. * Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak. Level 2 Kerusakan yang terjadi pada level 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux. * Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager * Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll. Level 3 Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut. Level 4 Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara. * Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk * Mengganti IC pada mainboard Harddisk * Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk * Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya. Semoga ini bisa jadi referensi tambahan buat kalian yang ingin mencoba memperbaiki harddisk. Semoga berhasil Sumber: anaxmuda.blogspot.com

Dikutip Dari: http://www.2lisan.com/tips-tricks/cara-memperbaiki-harddisk-yang-rusak/


Bisnis Dahsyat tanpa modal
ComfortableIncome.net